Rabu, 03 Juli 2013

TUGAS BAHASA INDONESIA

H-7 Ramadhan, Jumlah Pengemis di Jakarta Naik 2 Kali Lipat

Jakarta - Belum lagi masuk bulan Ramadhan, jumlah pengemis di Jakarta sudah meningkat pesat. Setidaknya berdasar hasil razia rutin terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial di Jakarta Barat yang digelar Dinas Sosial setempat.

"Biasanya per hari 50 orang yang terjaring, bulan ini bisa 100 orang," ungkap kata Kepala Suku Dinas Sosial Ika Yuli Rahayu kepada wartawan, Rabu (3/7/2013).

Peningkatan hingga dua kali lipat ini juga terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Semakin mendekati Idul Fitri, maka jumlah pengemis akan terus meningkat dan terutama terkontrasi di tempat-tempat ibadah serta pusat keramaian.

Kepada warga masyarakat dihimbau untuk partisipasi memberantas pengemis musiman seperti itu. Salah satunya adalah dengan tidak memberi mereka uang.

"Kalau mau beramal sebaiknya ke lembaga resmi yang mengurus zakat dan sedekah," sarannya.


sumber : http://news.detik.com/read/2013/07/03/181701/2291874/10/h-7-ramadhan-jumlah-pengemis-di-jakarta-naik-2-kali-lipat

TUGAS BAHASA INDONESIA 8 (BERITA)


Basmi Korupsi di Bea Cukai Australia, Penggunaan Ponsel Diperketat

 

Jakarta - Pemerintah Federal Australia mengumumkan sejumlah kebijakan baru untuk membasmi korupsi di instansi Bea Cukai. Kebijakan baru ini termasuk didalamnya menanamkan personil polisi di layanan bea cukai serta aturan yang lebih ketat mengenai penggunaan telepon selular di sektor sensitif.

Pemerintah federal juga menerapkan aturan pembatasan baru terhadap pekerja tingkat sekunder di Bea Cukai, aturan rekrutmen karyawan yang lebih ketat dan kemungkinan penyelenggaraan pelatihan baru ditingkat perguruan tinggi.

Menteri Dalam Negeri, Jason Clare mengatakan pihaknya juga akan memberlakukan kebijakan rotasi jabatan baru di institusi tersebut.

"Kita ; melihat bukti-bukti dimana orang sering menghindari promosi jabatan supaya tetap bertahan di satu jenis pekerjaan tertentu. Oleh karena itu, pemerintah akan memberlakukan jadwal rotasi jabatan baru, untuk mengobati masalah itu,” kata Jason Clare.

"Kita akan membatasi jangka waktu seseorang menempati sebuah jabatan tertentu,” tegasnya.

Langkah kebijakan ini diterbitkan berdasarkan hasil peninjauan layanan Pabean yang dilakukan tahun lalu menyusul kasus dugaan korupsi oleh sejumlah staf bea cukai Australia.

"Anda pasti masih ingat, beberapa saat sebelum Natal tahun lalu, saya mengumumkan 4 orang yang tertangkap, termasuk diantaranya petugas bea cukai, yang berusaha memasukan obat-obatan ilegal, ketika itu saya ; mengatakan bea cukai perlu perombakan besar dan komprehensif, inilah hasilnya.” kata Clare.

Laporan itu juga menemukan adanya peningkatan resiko yang serius dan terorganisir dari jaringan kriminal yang mencoba memasuki layanan kepabeanan.

“Jumlah angkutan udara akan meningkat 3 kali lipat dalam lima tahun ke depan dan jumlah penumpang ; yang masuk dan keluar Australia juga akan meningkat sebanyak 8 juta orang. fakta ini mendatangkan konsekwensi tantangan yang besar bagi organisasi kepabeanan yang kuno.” Clare menambahkan.

CEO, penjaga Bea Cukai dan perbatasan, Michael ;Pezzullo mengatakan petugas bea cukai diminta untuk memberikan lebih banyak detail mengenai pekerjaan kedua mereka.

"Anda memiliki orang yang bekerja, sebagai contoh sebagai karyawan industri keamanan, itu yang membuat saya prihatin. Saya meminta pekerja seperti itu untuk diawasi dan menjadi target pengawasan,” tegasnya.




TUGAS BAHASA INDONESIA 7 (SANG TOKOH )



Ahmad Redi, Peraih Doktor Hukum Tercepat dalam Sejarah FHUI

Jakarta - Fokus! Itulah resep Ahmad Redi (28) dalam menyelesaikan disertasi program doktoral bidang hukum di Universitas Indonesia (UI). Dia tercatat sebagai mahasiswa tercepat dalam menyelesaikan disertasi tercepat plus dengan nilai terbaik (cumlaude) dalam sejarah Fakultas Hukum UI.

Pria berkacamata yang akrab disapa Redi ini mampu menyelesaikan disertasinya selama tiga tahun. Dia juga berhasil meraih nilai IPK tertinggi yakni 3,80. UI mencatat prestasi itu sebagai rekor.

"Tiap hari saya selalu menyisihkan minimal 2 jam sehari untuk menulis disertasi," ungkap Redi saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Kamis (6/6/2013).

Redi sehari-hari bertugas sebagai Kepala Sub Bidang Sumber Daya Alam, Deputi Bidang Perundang-undangan di Kementerian Sekretariat Negara. Di tengah kesibukannya bekerja, Redi tak patah semangat dalam menyelesaikan disertasinya.

"Saya ngerjain disertasi setelah jam kerja sampai dengan larut malam," imbuh pria kelahiran Seribandung, Ogan Komering Ilir, Sumsel, 27 Februari 1985 ini.

Redi memang berniat untuk segera menyelesaikan disertasinya dengan waktu singkat. Disertasinya dia beri judul 'Divestasi Saham di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara Dalam Rangka Pelaksanaan Penanaman Modal Asing di Indonesia'.

"Bahkan saya pernah 3 hari 3 malam kagak tidur karena menulis disertasi," kenang suami Nila Anesia yang pernah menjadi mahasiswa berprestasi II FH Universitas Diponegoro 2005 ini.

Meski sibuk dengan kerjaan dan disertasinya, Redi selalu meluangkan waktu untuk anak dan istrinya setiap akhir pekan. Namun ayah dari Jeisia Niyosha Jurist Resia pun sesekali mengajak keluarga untuk 'berlibur' di perpusatakaan.

"Kalau keluarga tiap hari Minggu full seharian. Walau sering juga hari Sabtu dan Minggu anak istri saya ajak ke perpustakaan UI di Depok," tutur dia.

Redi menyelesaikan Program Sarjana di Fakultas Hukum (FH) Universitas Diponegoro, Semarang (2003-2007). Dia lalu melanjutkan pendidikannya di Program Magister FH Universitas Indonesia (2007-2009) dan terakhir di program Doktor Ilmu Hukum, FH Universitas Indonesia (2010-2013). Redi menempuh doktoralnya dengan waktu lebih cepat setahun dari rata-rata kebanyakan orang.

"Saya masih bercita-cita menjadi profesor muda bidang hukum," kata Redi berambisi.

Namun di balik kesuksesan pendidikannya di perguruan tinggi, Redi justru merasa titik awal kesuksesannya itu bermula saat dirinya mengenyam pendidikan di SMU Bina Insani, Bogor. Bahkan Redi menyebut SMU Bina Insani ibarat Kawah Chandradimuka bagi dirinya.

"Sekolah itu telah menempa saya hingga menjadi seperti ini. SMA BI telah menorehkan tinta emas dalam hidup dan kehidupan saya. Saya memulai merangkai mimpi dan cita-cita masa depan saya secara sistematis ketika saya sekolah di sana," ungkap Redi yang juga lulusan terbaik di SMU BI ini.

Redi masih memiliki mimpi. Dia ingin membentuk sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di bidang hukum. Tujuannya tidak lain selain memberi pemahaman hukum kepada masyarakat.

"Membumikan hukum di masyarakat bawah sehingga timbul kesadaran hukum," kata Redi yang hobi bermusik ini.

Pria yang masih kental logat Palembangnya ini mencontohkan salah satunya adalah mensosialisasikan UU Perkawinan atau UU KDRT. Ketika masyarakat paham, maka tindakan untuk melawan hukum akan berkurang.

"Kita punya UU KDRT, banyak masyarakat di daerah belum mengerti, agar mereka sadar. Selain itu soal perkawinan, daftarkan agar tidak kawin siri. Gunakan bahasa yang mudah, masuk ke mereka, agar bisa mudah dimengerti," tutupnya.

TUGAS BAHASA INDONESIA 6 (TIPS UNTUK WANITA)


Hati-Hati Gangguan Haid Pada Wanita
Gangguan haid seringkali terjadi pada sebagian wanita. Haid bisa datang dua kali dalam sebulan, namun di bulan-bulan berikutnya tidak haid.Dapat juga haid normal namun menderita sakit yang luar biasa. Padahal seharusnya haid datang tanpa mengganggu.
Haid adalah darah kotor dan selaput lendir rongga rahim yang terlepas dengan sendirinya akibat perubahan kadar hormon estrogen dan progesterone, yang akan keluar dari rahim melalui liang vagina. Selaput lendir yang lepas tersebut akan diubah oleh zat yang terkandung di dalamnya menjadi lendir. Pembuluh darah di bagian dasarpun akan terkelupas sehingga terbuka, dan darah mengalir ke luar. Kadang-kadang karena sesuatu, selaput lendir belum sempurna menjadi lendir karena misalnya selaput lendir yang terlalu tebal, sehingga darah haid yang keluar akan bergumpal-gumpal. Setelah haid selesai, akan tumbuh selaput lendir baru yang akan terus berkembang hingga mencapai tingkat ketebalan tertentu. Haid akan berlangsung selama beberapa hari, berhenti selama beberapa minggu, dan kembali lagi seterusnya sampai wanita mengalami menopause.
Siklus haid yang normal adalah jika seorang wanita memiliki jarak haid yang setiap bulannya relatif tetap yaitu selama 28 hari. Jika meleset pun, perbedaan waktunya juga tidak terlalu jauh berbeda, tetap pada kisaran 20 hingga 35 hari , dihitung dari hari pertama haid sampai bulan beriutnya. Lama haid dilihat dari dasah keluar sampai bersih, antara 2 – 10 hari. Darah yang keluar dalam waktu sehari belum dapat dikatakan sebagai haid. Namun bila telah lebih dari 10 hari, dapat dikategorikan sebagai ganguan. Jumlah darah haid yang lkeluar perhari adlah 60 – 80 cc, atau tidak lebih dari 5 pembalut yang terisi penuh.
Ketidakteraturan siklus haid disebabkan karena gangguan hormon dalam tubuh. Atau bisa juga terjadi karena penyakit di dalam organ reproduksi, contohnya tumor rahim, tumor di indung telur. Selain itu gangguan haid disebabkan juga karena faktor lainnya seperti stres, kelelahan,dan penggunaan kontrasepsi.
Tingkat kesuburan seorang wanita dapat dilihat dari ada tidaknya produksi sel telur dalam tubuh. Seorang wanita dikatakan subur jika ia mampu memproduksi sel telur sebulan sekali, mematangkan telur, dan mengeluarkan telur yang masih setengah matang dari indung telur. Pematangan sel telur dan keluarnya sel telur dari indungnya merupakan kerjasama dari otak, indung telur, dan kelenjar buntu di otak yang disebut sebagai hipofisis. Hipofisis mengeluarkan hormone gonadoptropin yang terdiri dari hormon FSH (follicle stimulating hormone) dan LH (luteinizing hormone). Hormon FSH memiliki fungsi mempercepat pematangan telur, sedangkan LH menyempurnakan proses pematangan telur hingga dapat mendekati permukaan indung telur untuk dilepas. Jika tidak terjadi pembuahan dalam waktu 24 jam, sel telur ini akan mati.
Setiap gangguan pada hormon FSH dan LH tidak akan menyebabkan terbentuknya sel telur. Jika demikian, hormon estrogen dan progesteron juga tidak akan terbentuk sebagaimana seperti seharusnya.
Siklus haid yang tidak teratur kebanyakan terjadi akibat faktor hormonal. Seorang wanita yang memiliki hormon estrogen dan progesterone secara berlebihan memungkinkan terjadinya haid dalam waktu yang lebih cepat. Jika gangguan haid dikarenakan oleh faktor hormonal, maka dapat dipastikan wanita tersebut mengalami gangguan kesuburan. Dan dapat diatasi dengan suntikan untuk mempercepat pematangan sel telur.
Sumber : http://www.dechacare.com/Hati-Hati-Gangguan-Haid-Pada-Wanita-I159.html